Pada hari Kamis, 11 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Penguatan Pemahaman Pemerintah Daerah terhadap Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE) Tahun 2026–2029 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bertempat di Hotel Santika Padang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 005/372/BKBP/V/2026 tanggal 13 Mei 2026 terkait penguatan tata kelola dan peningkatan pemahaman pemerintah daerah terhadap kebijakan pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme.
Kegiatan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, tokoh masyarakat, serta instansi terkait se-Sumatera Barat, termasuk Badan Kesbangpol Kabupaten/Kota. Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kementerian Dalam Negeri, BNPT, Densus 88, Satgaswil Densus 88 Sumatera Barat, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat mengenai kewenangan pemerintah daerah, strategi pencegahan ekstremisme, serta peta potensi ancaman di wilayah Sumatera Barat.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi kebijakan RAN PE Tahun 2026–2029, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pentingnya peran pemerintah daerah dalam deteksi dini, pencegahan, dan penanggulangan potensi ekstremisme berbasis kekerasan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional pencegahan ekstremisme, terbangunnya sinergitas antar instansi terkait, serta tersusunnya langkah-langkah strategis di daerah dalam mendukung upaya menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat ketahanan nasional di Provinsi Sumatera Barat maupun kabupaten/kota di dalamnya.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.